Dilihat : 875 x
Mana Minyak Goreng yang Paling Sehat?
Penulis :
BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM - Banyak yang berpendapat bahwa minyak zaitun adalah minyak yang paling sehat. Benarkah demikian?
Ternyata, minyak dapat disebut sehat saat dikonsumsi bergantung pada beberapa hal, salah satunya bagaimana minyak tersebut terlibat dalam proses memasak. Memasak dengan minyak yang ‘salah’ dapat menjadi ‘bumerang’ bagi kesehatan dan tentunya lebih mahal dengan percuma. Salah satu faktor yang menentukan baik-buruknya minyak pada proses memasak adalah titik asap minyak tersebut.
Seperti namanya, titik asap adalah titik suhu yang dapat menyebabkan minyak mulai mengeluarkan asap. Hal ini diakibatkan oleh kandungan mineral dan senyawa aromatik dalam minyak yang terbakar pada suhu tertentu. Minyak yang terlalu panas dan mulai mengeluarkan asap adalah kondisi yang harus dihindari karena dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Ketika senyawa-senyawa tersebut terbakar, minyak akan menghasilkan zat-zat radikal bebas yang dapat merusak jaringan tubuh.
Salah satu zat berbahaya yang dihasilkan dari pemanasan minyak melebihi titik asapnya adalah polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs), yang memiliki hubungan dengan pembentukan kanker usus besar. PAHs juga ditemukan dalam kadar tinggi pada minyak bijij anggur bahkan sebelum pemanasan karena proses pembuatan minyak ini yang melibatkan pembakaran gas pada saat pengeringan. Minyak biji anggur juga memiliki rasio lemak omega 6 dan omega 3 yang sangat tinggi (mencapai 700:1!), yang sangat jauh dari rasio ideal untuk kesehatan tubuh. Meskipun memiliki titik asap yang tinggi, minyak biji anggur bukanlah pilihan yang dapat dikatakan sehat.
Semakin tinggi kadar asam lemak bebas pada minyak, semakin rendah titik asapnya karena asam lemak bebas lebih tidak stabil dibanding asam lemak yang terikat. Minyak yang telah disimpan lama memiliki titik asap yang lebih rendah dibanding minyak yang lebih segar. Karena itu, membeli minyak dalam jumlah banyak tidak selalu tepat dalam hal minyak goreng.
Secara umum, minyak sayur seperti safflower atau biji bunga matahari memiliki titik asap hiingga 280°C. Minyak jagung, kelapa atau kedelai memiliki titik asap sekitar 230°C. Sedangkan minyak kanola dan flaxseed hanya memiliki titik asap pada suhu 105°C. Bagaimana dengan minyak zaitun?
Minyak zaitun extra virgin memiliki titik asap pada suhu 210°C sedangkan minyak zaitun biasa memiliki titik asap pada suhu 242°C. Karena itu, penting untuk mengetahui peruntukan minyak pada proses pemasakan.