Bincang Kita : Penyakit Jantung, Diam-diam Mematikan

25/11/2021 12:00:00 WIB
Bincang Kita : Penyakit Jantung, Diam-diam Mematikan Sumber gambarCMIhospital.com
Penulis Rizka Medina

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM - Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia yang terjadi akibat adanya penyumbatan di pembuluh darah koroner dan disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol atau tekanan darah tinggi akibat gaya hidup yang tidak sehat. Penyakit jantung sering disebut sebagai silent killer karena banyak penderitanya yang meninggal mendadak akibat tidak menyadari gejala penyakitnya. Gejala awal penyakit jantung biasanya mirip dan sering disalahartikan sebagai gejala penyakit asam lambung, yaitu terasa nyeri di dada, namun pada penyakit jantung rasa nyeri ini berada di dada sebelah kiri seperti tertindih, menjalar ke lengan bahkan ke rahang, juga menyebabkan lengan terasa kebas dan kesemutan. Meskipun begitu, penyakit jantung dapat kita hindari sedini mungkin dengan rutin melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap 5 (lima) hari dalam seminggu, menjaga pola makan yang baik dan sehat, dan rutin mengonsumsi buah-buahan seperti tomat, nanas, dan semangka dengan bagian putihnya. Pencegahan penyakit jantung juga bisa dilakukan dengan menjalani perawatan jantung selama 2 (dua) bulan di Klinik Utama CMI untuk investasi kesehatan jantung selama 5 (lima) tahun.

Bincang Kita : Penyakit Jantung, Diam-diam Mematikan Sumber gambarCMIhospital.com

Umumnya pengobatan jantung dilakukan dengan pemberian obat-obatan jantung yang perlu dikonsumsi seumur hidup untuk menghindari pembentukan plak yang lebih banyak, pemasangan ring untuk melebarkan pembuluh darah yang menyempit, dan bypass sebagai saluran pembuluh darah baru. Sayangnya dengan ketiga metode pengobatan ini penyebab penyakit jantung masih ada di pembuluh darah pasien sehingga tidak menutup kemungkinan pasien akan tetap merasakan nyeri di dada dan kedepannya akan kembali memerlukan penanganan penyakit jantung yang sama, padahal tubuh pasien menginginkan penumpukan plak di pembuluh darah itu dibersihkan. Kini sudah ada metode pengobatan jantung yang mampu meleburkan penumpukan plak di pembuluh darah jantung yang nantinya akan dikeluarkan melalui feses dan urine, metode ini dikenal dengan pengobatan jantung Ibnu Sina dan sudah diterapkan di Klinik Utama CMI, Bandung. Tingkat kesembuhan pasien dengan metode pengobatan ini cukup tinggi yaitu sebesar 85% dengan waktu pengobatan yang juga relatif singkat, sekitar 4 (empat) sampai 6 (enam) bulan sampai pasien dinyatakan sembuh secara medis, namun jika kondisi penyakit pasien tidak parah waktu pengobatan dapat lebih cepat dari 4 (empat) bulan. Dalam proses pengobatannya, pasien akan merasa nyaman karena nantinya pasien dapat terbebas dari penggunaan obat-obatan jantung seumur hidup, mencegah tindakan operasi pemasangan ring dan bypass, serta dapat tetap beraktivitas seperti biasa.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Kenali Gejala Leukemia

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Kenali Gejala Leukemia

Kenali Gejala Leukemia

Tentang Kanker
|
Bincang Kita : Gagal Ginjal Mungkinkah Tanpa Cuci Darah

Bincang Kita : Gagal Ginjal Mungkinkah Tanpa Cuci Darah

Artikel Ginjal
|
Kantung Pemompa Darah

Kantung Pemompa Darah

Sahabat CMI
|
Solusi Kanker Payudara di Klinik Utama CMI dengan Metode Formula Ibnu Sina

Solusi Kanker Payudara di Klinik Utama CMI dengan Metode Formula Ibnu Sina

Artikel Kanker
|
Jantung, Manusia dan Babi

Jantung, Manusia dan Babi

Sahabat CMI
|

Konsultasi Gratis