Faktor Resiko Batu Ginjal Dan Pencegahannya --- Faktor Resiko Kanker Ovarium Menjadi Momok Menakutkan Bagi Perempuan --- Kanker Paru Penyebab Kematian Utama Dalam Kelompok Kanker --- Kanker Darah Gangguan Pada Sistem Hematopoetik Total Terkait Dengan Sumsum Tulang Belakang Dan Pembuluh Limfe --- 80% Penderita Kanker Paru Adalah Mereka Yang Merokok ---

Diabetes

Beranda - Diabetes

Diabetes

image not found

Diabetes atau nama lengkapnya diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolisme menahun akibat pankreas yang tidak mampu memproduksi insulin secara cukup atau tidak mampu menggunakan insulin yang telah diproduksi secara efektif.


Komplikasi Diabetes

• Penyakit jantung dan Stroke

Sebab, kadar gula tinggi mengubah pola lemak kolesterol LDL menjadi lebih mudah menumpuk, menghambat produksi kolesterol HDL, dan menganggu elastisitas pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi lebih mudah cedera dan mengalami penyumbatan. Padahal, pembuluh darah koroner berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi ke otot jantung. Jika pembuluh ini mengalami sumbatan atau atherosklerosis, aliran darah yang membawa oksigen ke jantung akan terhambat dan jantung mengalami kerusakan. Akibatnya, jantung gagal memompa darah ke seluruh tuhuh dan kematian mendadak dapat terjadi.



• Gagal ginjal kronis

Tingginya gula darah membuat ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang kelebihan kadar gula dalam darah menjadi urine.



• Neuropati diabetik

Neuropati diabetik adalah jenis kerusakan saraf yang terjadi karena penyakit diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan kerusakan pada serabut saraf di seluruh tubuh, seperti tungkai, kaki, peredaran darah, jantung, sistem pencernaan, dan saluran kemih. Neuropati diabetik termasuk komplikasi serius dari penyakit diabetes. Neuropati diabetik tidak dapat disembuhkan, namun pemberian obat dapat mengatasi gejala yang timbul.



• Gangguan penglihatan

Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan saraf serta perdarahan pada pembuluh darah di mata, yang pada akhirnya berdampak pada kemampuan mata untuk melihat. Salah satu komplikasi diabetes pada mata yang paling umum adalah Retinopati diabetik. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di retina pasien mengalami kerusakan. Retinopati diabetik tidak selalu menyebabkan kehilangan penglihatan dan bisa diobati atau diperlambat bila terdeteksi sebelum akhirnya menjadi kondisi yang lebih serius. Diabetes juga bisa memicu atau memperburuk kondisi mata yang sudah dimiliki pasien sebelumnya, seperti katarak dan Glaukoma.



• Depresi

Pasien yang dirawat karena diabetes tipe 2 mengalami gejala-gejala depresi lebih tinggi dibandingkan dengan populasi pada umumnya dan para ahli menyarankan untuk mengobati kedua kondisi tersebut pada waktu yang sama. Bahkan penderita diabetes dengan gejala yang ringan sampai sedang harus waspada akan terjadinya depresi dan siapa saja dengan riwayat depresi harus diperiksa untuk melihat adanya diabetes. Menurut center for disease control and prevention (CDC), diabetes dapat menggandakan risiko seseorang mengalami depresi. Masih belum jelas mengapa hal ini dapat terjadi. CDC berpendapat bahwa ini bisa disebabkan baik karena stres psikologis yang menjadi penyebab depresi atau karena efek metabolik diabetes pada fungsi otak. Atau, ada kemungkinan bahwa orang dengan depresi lebih mungkin untuk mengalami diabetes. Kondisi ini merupakan kondisi yang saling berhubungan dan sulit untuk dipastikan.



• Demensia

Kadar gula darah yang terus-menerus tinggi dan tidak terkendali, lama-kelamaan akan memicu kerusakan pembuluh darah di seluruh tubuh. Tak terkecuali, pembuluh darah otak. Kerusakan pembuluh darah ditandai dengan adanya penumpukan plak yang akan memicu peradangan dan pembentukan radikal bebas. Pada akhirnya, sel-sel otak akan kekurangan oksigen. Sebagai akibatnya, otak mulai kehilangan fungsi baik kemampuan untuk berespons terhadap stimulus maupun untuk melakukan koordinasi antar sistem tubuh. Wujud nyatanya yakni turunnya daya pikir dan daya ingat seseorang.



• Luka dan infeksi pada kaki yang sulit sembuh.
• Kerusakan kulit akibat infeksi bakteri dan jamur.

Diabetes akibat kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada ibu hamil dan bayi. Contoh komplikasi pada ibu hamil adalah Preeklamsia. Sedangkan contoh komplikasi yang dapat muncul pada bayi adalah:
• Kelebihan berat badan saat lahir.
• Kelahiran prematur
• Gula darah rendah (hipoglikemia).
• Keguguran.
• Penyakit kuning
• Meningkatnya risiko menderita diabetes tipe 2 pada saat bayi sudah menjadi dewasa.


Diabetes Tipe 1 Diabetes Tipe 2
Image not found!

Hubungi Kami