Faktor Resiko Batu Ginjal Dan Pencegahannya --- Faktor Resiko Kanker Ovarium Menjadi Momok Menakutkan Bagi Perempuan --- Kanker Paru Penyebab Kematian Utama Dalam Kelompok Kanker --- Kanker Darah Gangguan Pada Sistem Hematopoetik Total Terkait Dengan Sumsum Tulang Belakang Dan Pembuluh Limfe --- 80% Penderita Kanker Paru Adalah Mereka Yang Merokok ---

Detail Artikel

Beranda - Artikel - Detail Artikel

← Kembali

Faktor Resiko Batu Ginjal Dan Pencegahannya


faktor resiko batu ginjal dan pencegahannya

 

Batu ginjal adalah penyakit yang menyerang ginjal dan saluran kemih yang berada di bawahnya. Batu ginjal juga terdiri dari beberapa jenis tergantung pada zat yang terkandung di dalamnya. Jenis batu tersebut antara lain; batu kalsium, batu struvite, batu asam uric, dan batu cystine. Setelah mengetahui beberapa jenis batu yang ditemukan dalam batu ginjal, kita pun perlu mengetahui faktor – faktor yang dapat menyebabkan batu ginjal. Diantaranya ras, keturunan, jenis kelamin, bakteri, kurang minum, air minum jenuh mineral, pekerjaan, makanan dan suhu tempat kerja. Berikut hubungan dari faktor – faktor tersebut terhadap penyakit batu ginjal.


Ras, Keturunan dan Jenis kelamin
Batu ginjal / batu yang ditemukan dalam kandung kemih lebih banyak diderita oleh penduduk dari ras Afrika dan Asia, termasuk Indonesia dibandingkan penduduk Amerika dan Eropa. Jika berdasarkan pada keturunan, resiko terkena penyakit batu ginjal lebih besar pada penderita dengan riwayat batu ginjal pada keluarga. Sedangkan dari sisi jenis kelamin, disebutkan bahwa pria lebih beresiko untuk terkena batu ginjal daripada wanita. Angka kejadian pada pria diperkirakan mencapai 80% dan terjadi pada pria dengan usia 70 tahun.


Bakteri
Peyebab batu ginjal lainnya adalah bakteri. Saluran urin yang terinfeksi bakteri pemecah urea pada urin akan menstimulasi pembentukan batu pada kandung kemih. Selain itu, bakteri dapat menyebabkan infeksi pada batu ginjal yang sudah terbentuk. Hal ini dapat terjadi ketika bakteri terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul di atas penyumbatan, sehingga terjadi infeksi. Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal dan menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal dan pada akhirnya terjadi kerusakan ginjal.


Kurang Minum
Jika kurang minum, maka kepekatan urin meningkat dan konsentrasi semua substansi dala  urin pun meningkat yang meyebabkan pembentukan batu lebih mudah terjadi.


Pekerjaan
Seornag pekerja keras yang banyak bergerak seperti buruh dan petani lebih beresiko mengidap penyakit batu ginjal dibandingkan dengan pekerja yang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk duduk.


Konsumsi Makanan
Pada masyarakat dengan ekonomi rendah yang jarang mengkonsumsi putih telur, biasanya lebih sering terkena penyakit batu saluran kemih. Makanan dengan kadar oksalat, natrium dna kalsium yang tinggin dan protein hewan dengan purin tinggi dapat memicu terbentuknya batu ginjal.


Suhu
Suhu lingkungan yang panas seperti pada daerah tropis dan di ruangan dengan mesin dimana banyak mengeluarkan keringat akan mempermudah pembentukan batu ginjal,


Seringkali batu ginjal bersifat permanen karena penyakit ini dapat berulang dimana batu ginjal dapat muncul lagi setelah penderita diobati atau dioprasi.  Maka dari itu, kita harus mencegah terjadinya batu ginjal. Namun kesulitannya adalah, penyakit ini baru menimbulkan gejala ketika keadaan sudah parah atau ketika ukuran batu sudah membesar. Beberapa cara untuk mencegah terjadinya batu ginjal adalah mengurangi minuman yang berkalsium tingi, atau minuman dengan kandungan vitamin C yang tinggi serta mengurangi makanan atau minuman suplemen. Mengurangi makanan yang dapat menyebabkan asam urat seperti jeroan sapi, karena makanan ini banyak mengandung enzim yang bisa menimbulkan endapan pada ginjal. Menghindari diet ketat, memmperbanyak minum air putih minimal 2 liter per hari, hindari menahan kencing terlalu lama, berolahraga secara teratur, mengurangi konsumsi vitamin D secara berlebihan, menghindari makanan dengan kadar oksalat, natrium dan kalsium yang tinggi dan protein hewan dengan purin yang tinggi. Deteksi dini pun akan membantu mencegah kerusakan saluran kencing yang lebih lanjut adan serius.


 

Sumber gambar : https://www.idntimes.com/health/medical/patricia-firscha/7-gejala-awal-batu-ginjal-ini-bisa-menyerang-siapa-saja


Bagikan Artikel ini :


Dukung Youtube Channel Kami :



← Kembali