Terpisah dengan Anak akibat Jalani Kemoterapi

02/08/2021 19:00:00 WIB
Terpisah dengan Anak akibat Jalani Kemoterapi Sumber gambarCMIhospital.com - Ibu Risma dan Anak Bungsunya
Penulis Rizka Medina

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM – Saat itu Ibu Risma (45) masih aktif menyusui anaknya yang masih berusia satu tahun dua bulan, akan tetapi setiap kali Ibu Risma mencoba menyusui dengan payudara kanannya, sang buah hati selalu menangis karena tidak ada ASI yang keluar. Ibu Risma terus mencoba melakukan pompa ASI berkali-kali sampai payudaranya menjadi terasa sangat nyeri dan kemerahan. Semakin lama Ia pun menyadari bahwa payudaranya terasa keras seperti lempengan dan seperti ada endapan ASI yang tertahan di dalamnya. Rasa sakit Ia tahan demi bisa mencukupi kebutuhan ASI anak bungsunya, namun sayangnya segala usaha yang Ia coba berakhir sia-sia, tidak ada sedikit pun ASI yang dapat dihasilkan.

Terpisah dengan Anak akibat Jalani Kemoterapi Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Kanker Payudara

Sedih, khawatir, dan rasa takut yang dirasakan Ibu Risma mendorongnya untuk melakukan pemeriksaan payudara ke bidan, disana Ia didiagnosa terkena Mastitis1. Ia diberi obat untuk mengobati peradangan pada payudaranya, namun tidak ada perubahan baik pada payudaranya. Tidak putus asa, Ibu Risma mencoba pengobatan alternatif pijat saraf dan pulang dengan membawa obat jamu dan madu, namun lagi-lagi tidak ada perubahan sama sekali dan bahkan payudaranya semakin hari terasa semakin nyeri. Hingga akhirnya pada November 2020, Ibu Risma melakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit dan didiagnosa terkena Kanker Payudara. Tak terbayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya di masa depan, bagaimana kalau Ia tidak mampu untuk menang melawan penyakit ini? Sementara anak-anaknya masih sangat kecil dan membutuhkan kehadirannya.

Lanjut kisah ke Bagian 2

1.Mastitis : peradangan pada kelenjar air susu.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Kanker Darah pada Bayi Mungil (Lanjutan)

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Kanker Darah pada Bayi Mungil (Lanjutan)

Kanker Darah pada Bayi Mungil (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Sindrom Nefrotik di Usia Muda

Sindrom Nefrotik di Usia Muda

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Pemeriksaan USG Pada Payudara

Pemeriksaan USG Pada Payudara

Tentang Kanker
|
Kanker Nasofaring Bukan Alasanku untuk Menyerah

Kanker Nasofaring Bukan Alasanku untuk Menyerah

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Radioterapi dan Efek Sampingnya Pada Penderita Kanker

Radioterapi dan Efek Sampingnya Pada Penderita Kanker

Tentang Kanker
|



Konsultasi Gratis