Sakitnya Kemoterapi Tidak Menyurutkan Semangat Salman untuk Sembuh

25/10/2021 12:00:00 WIB
Sakitnya Kemoterapi Tidak Menyurutkan Semangat Salman untuk Sembuh Sumber gambarCMIhospital.com
Penulis Dera Gama

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM – Sudah tidak asing lagi rasanya ketika kita mendengar kata “kanker”, tidak sedikit orang yang memercayai jika sudah terdiagnosis penyakit kanker maka sisa hidupnya tidak akan lama lagi. Hal ini dikarenakan kabar yang beredar di masyarakat mengatakan bahwa penyakit kanker belum ditemukan obat efektifnya dan memang benar ada beberapa kasus pasien yang akhirnya meninggal dunia bukan karena kankernya tetapi karena efek samping dari pengobatan kanker yang Ia jalani, baik pengobatan medis seperti operasi, kemoterapi, dan radioterapi, tetapi juga pengobatan herbal. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat seorang remaja berusia 15 tahun asal Cianjur bernama Salman yang sudah setengah tahun terakhir ini masih harus berjuang melawan kanker pada darahnya dengan menjalani pengobatan kemoterapi.

Sakitnya Kemoterapi Tidak Menyurutkan Semangat Salman untuk Sembuh Sumber gambarCMIhospital.com

Salman adalah anak yang jarang sakit, selama 14 tahun Ia menjalani kehidupan normal layaknya anak remaja seusianya, Ia bersekolah, bermain, dan menjalani aktivitas hariannya tanpa pernah mengeluh sedikit pun. Hingga di tahun 2020 Salman mengalami pusing, lemas, dan demam yang tak kunjung mereda, sejak saat itu Salman ditemani kedua orang tuanya menjalani serangkaian pemeriksaan di rumah sakit hingga akhirnya didiagnosis mengalami kanker darah oleh dokter. Tidak ingin anaknya terlambat mendapat penanganan, kedua orang tuanya memutuskan supaya Salman menjalani kemoterapi untuk mengobati kankernya seperti yang diarahkan oleh dokter, akan tetapi efek samping kemoterapi memang benar adanya, Salman merasakan mual, pusing, dan nyeri di sekujur tubuhnya setiap kali selesai menjalani kemoterapi. Kemoterapi memang menyebabkan efek buruk pada pasien karena pengobatannya yang tidak hanya menghancurkan sel kanker saja, tetapi ikut menghancurkan sel normal di sekitar kanker, meskipun begitu Salman tidak ingin kalah dari kanker yang dialaminya, Salman percaya Ia akan kembali sehat dan bisa hidup seperti sedia kala, walau saat ini harus menahan rasa sakit.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Kanker Darah pada Bayi Mungil (Lanjutan)

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Kanker Darah pada Bayi Mungil (Lanjutan)

Kanker Darah pada Bayi Mungil (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Tuberkulosis (TBC) pada Pasien dengan Kekebalan Tubuh Rendah

Tuberkulosis (TBC) pada Pasien dengan Kekebalan Tubuh Rendah

Umum
|
Waspada Efek Samping Kemoterapi

Waspada Efek Samping Kemoterapi

Tentang Kanker
|
Kanker Nasofaring Nyaris Menghilangkan Suaraku

Kanker Nasofaring Nyaris Menghilangkan Suaraku

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Hidup dengan Satu Ginjal dan Gagal Ginjal Kronis

Hidup dengan Satu Ginjal dan Gagal Ginjal Kronis

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|

Konsultasi Gratis