Nefrostomi, Solusi Mengeluarkan Urine dari Ginjal yang Bermasalah

02/09/2021 19:00:00 WIB
Nefrostomi, Solusi Mengeluarkan Urine dari Ginjal yang Bermasalah Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi nefrostomi
Penulis Rizka Medina

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM - Nefrostomi atau kateterisasi uretra adalah tindakan yang dilakukan untuk mengalirkan urine secara langsung dari ginjal akibat adanya sumbatan pada ureter1 melalui kateter2. Sumbatan pada ureter dapat terjadi akibat adanya infeksi dan peradangan pada saluran kemih, adanya batu ginjal, tumor, kanker, cedera fisik, atau kelainan anatomis yang menyebabkan ureter mengalami kerusakan sehingga pasien dapat mengalami pembengkakan ginjal akibat penumpukan urine (hidronefrosis) hingga kesulitan dalam berkemih. Selain akibat adanya sumbatan pada ureter, nefrostomi juga biasa digunakan sebagai prosedur medis lain seperti diagnosis penyakit dan terapi penyakit ginjal. Prosedur nefrostomi aman dilakukan dan menjadi salah satu anjuran dokter untuk menghindari perburukan kondisi kesehatan ginjal seperti penyakit gagal ginjal.

Nefrostomi, Solusi Mengeluarkan Urine dari Ginjal yang Bermasalah Sumber gambarCMIhospital.com - ilustrasi hidronefrosis

Pasien yang akan menjalani prosedur nefrostomi akan diperiksa terlebih dahulu oleh dokter mengenai riwayat pengobatan yang sedang dijalaninya, hal ini karena ada beberapa jenis pengobatan yang perlu dihentikan sementara sebelum menjalani nefrostomi. Biasanya pasien juga akan disarankan berpuasa terlebih dahulu selama 4-6 jam sebelum tindakan dilakukan. Prosedur nefrostomi dilakukan dengan cara memasukkan kateter melalui kulit menuju ke ginjal yang dipantau melalui bantuan USG atau CT Scan, kemudian kateter akan dihubungkan dengan kantong urine. Tindakan ini membutuhkan waktu sekitar 20 hingga lebih dari 90 menit bergantung pada kondisi kesehatan pasien. Nantinya kateter yang dipasang akan digunakan pasien sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan pasien, dapat hanya beberapa hari atau bulan.

1. Ureter : bagian dari sistem urinaria yang berfungsi untuk mengalirkan urine dari masing-masing ginjal untuk ditampung di kandung kemih.
2. Kateter : alat berbentuk tabung kecil fleksibel yang biasa digunakan untuk membantu mengosongkan kandung kemih pasien.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Gagal Ginjal Akut : Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Gagal Ginjal Akut : Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Gagal Ginjal Akut : Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Tentang Ginjal
|
Komplikasi Cuci Darah Pada Pasien Penyakit Ginjal

Komplikasi Cuci Darah Pada Pasien Penyakit Ginjal

Tentang Ginjal
|
Diagnosis Anemia Aplastik Berujung Leukemia

Diagnosis Anemia Aplastik Berujung Leukemia

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Akhirnya, Penyumbatan Parah di Pembuluh Darah Bapak Vanda Bisa Diluruhkan Dengan Formula Ibnu Sina

Akhirnya, Penyumbatan Parah di Pembuluh Darah Bapak Vanda Bisa Diluruhkan Dengan Formula Ibnu Sina

Kisah Nyata Pasien Jantung
|
Tuberkulosis (TBC) pada Pasien dengan Kekebalan Tubuh Rendah

Tuberkulosis (TBC) pada Pasien dengan Kekebalan Tubuh Rendah

Umum
|

Konsultasi Gratis