Mengenal Ketoasidosis Diabetik pada Pasien Diabetes

14/12/2021 12:00:00 WIB
Mengenal Ketoasidosis Diabetik pada Pasien Diabetes Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Gejala Ketoasidosis Diabetik

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM - Ketoasidosis diabetik merupakan kondisi yang dapat terjadi pada pasien diabetes melitus akibat pasokan glukosa ke dalam jaringan tubuh menurun, namun tubuh mengalami hiperglikemia1 dan kelebihan glukosa yang ada di dalam darah tidak bisa digunakan untuk menghasilkan energi. Dalam kondisi ini, sel-sel tubuh tetap membutuhkan energi sehingga sel-sel tubuh akhirnya mengolah lemak untuk dijadikan energi dan menghasilkan zat sisa yang bersifat asam, yaitu keton. Sebenarnya, keton juga dapat menghasilkan energi, namun keton juga dapat menyebabkan darah menjadi asam karena sifatnya tersebut. Jika kondisi ini terus terjadi, keton akan menumpuk di dalam tubuh sehingga tubuh akan menjadi lebih asam (asidosis).

Faktor Risiko Ketoasidosis Diabetik
Pasien diabetes melitus tipe-1 lebih beresiko terjangkit ketoasidosis diabetik dibandingkan dengan pasien diabetes melitus tipe-2. Akan tetapi, tidak semua pasien diabetes melitus mengalami ketoasidosis diabetik. Ada beberapa faktor resiko yang dapat menyebabkan pasien diabetes mengalami ketoasidosis diabetes, yaitu:
●    lupa mengonsumsi/menggunakan  insulin atau dosis insulin terlalu rendah;
●    kecanduan alkohol atau penyalahgunaan NAPZA, terutama kokain;
●    mengalami serangan jantung, stroke, dan pankreatitis atau radang pankreas;
●    tidak mengonsumsi obat diabetes sesuai dengan resep diberikan oleh dokter; dan
●    mengalami cedera atau trauma emosional.

Mengenal Ketoasidosis Diabetik pada Pasien Diabetes Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Ketoasidosis Diabetik

Gejala Ketoasidosis Diabetik
Ketika pasien diabetes mengalami kondisi asidosis akibat penumpukkan keton, akan muncul sejumlah keluhan dan gejala yang dapat memburuk dalam waktu yang cepat. Gejala-gejala yang timbul diantaranya adalah:
●    dehidrasi;
●    rasa haus yang terus menerus;
●    lemas dan lelah;
●    sesak nafas;
●    napas berbau buah-buahan;
●    mual dan muntah;
●    sakit perut; dan
●    frekuensi buang air kecil meningkat.

Pencegahan Ketoasidosis Diabetik
Pemeriksaan kadar gula darah rutin dan waspada terhadap gejala-gejala awal diabetes merupakan cara terbaik untuk mencegah terjadinya kondisi ini. Pola makan teratur dan olahraga juga memegang peranan penting dalam menjaga kadar gula dalam darah. Mengontrol gula darah pasien diabetes tidak hanya menurunkan resiko terjadinya komplikasi akut diabetes seperti ketoasidosis diabetik, tetapi juga akan meminimalisir terjadinya komplikasi kronik lainnya seperti penyakit jantung dan stroke.

1.    Hiperglikemia : kondisi kadar gula darah tinggi yang umumnya terjadi pada pasien diabetes melitus.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Kanker Usus Besar Dalam Hidupku

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Kanker Usus Besar Dalam Hidupku

Kanker Usus Besar Dalam Hidupku

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Pengobatan Gagal Ginjal Kakek Kho (Lanjutan)

Pengobatan Gagal Ginjal Kakek Kho (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Bincang Kita : Penyakit Jantung, Diam-diam Mematikan

Bincang Kita : Penyakit Jantung, Diam-diam Mematikan

Video Jantung
|
Kanker Darah pada Bayi Mungil (Lanjutan)

Kanker Darah pada Bayi Mungil (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Solusi Kanker Payudara di Klinik Utama CMI dengan Metode Formula Ibnu Sina

Solusi Kanker Payudara di Klinik Utama CMI dengan Metode Formula Ibnu Sina

Kisah Nyata Pasien Kanker
|

Konsultasi Gratis