Mengenal Agenesis Ginjal, Kecacatan Lahir yang Jarang Terjadi

28/07/2021 19:00:00 WIB
Mengenal Agenesis Ginjal, Kecacatan Lahir yang Jarang Terjadi Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Pasien dengan Ginjal Tunggal atau Agenesis Ginjal
Penulis Rizka Medina

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM – Normalnya, setiap orang memiliki sepasang atau dua buah ginjal pada tubuhnya. Namun pada beberapa kasus ditemukan terdapat orang-orang yang hanya memiliki satu ginjal di tubuhnya karena kelainan medis atau faktor genetik yaitu kecacatan lahir. Kondisi kecacatan lahir ini disebut dengan Agenesis Ginjal, pengidapnya dapat terlahir dengan kondisi hanya memiliki satu ginjal (Unilateral Renal Agenesis) atau bahkan dapat meninggal karena tidak memiliki keduanya (Bilateral Renal Agenesis) akibat adanya mutasi genetik. Kasus ini adalah kasus yang langka dan terjadi kurang dari satu persen dari kelahiran bayi setiap tahunnya.

Mengenal Agenesis Ginjal, Kecacatan Lahir yang Jarang Terjadi Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Pemeriksaan MRI Pasien

Kondisi Renal Agenesis dapat diprediksi pada masa prenatal (masa kehamilan) yaitu dengan melakukan pemeriksaan USG pada Ibu bayi dan dapat diketahui pada masa postnatal (setelah kelahiran bayi) dengan melakukan USG, CT Scan, MRI Scan dan operasi. Seorang pengidap Unilateral Renal Agenesis tetap bisa menjalani kehidupan seperti orang normal lainnya, tetapi dirinya lebih rentan mengalami penyakit ginjal sepanjang hidupnya, terutama setelah menginjak usia 25 tahun ke atas. Pemilik ginjal tunggal harus memperhatikan kesehatan untuk menghindari penyakit ginjal dengan melakukan pemeriksaan rutin ginjal, rajin melakukan olahraga ringan, minum air putih cukup, menjaga pola makan sehat dan bergizi, serta menghindari rokok. Karena mereka rentan pula terkena hipertensi, proteinuria (kelebihan protein dalam urine), dan penurunan laju filtrasi glomerulus ginjal (GFR).



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Gejala Gagal Ginjal Kronis yang Terabaikan Meisa (Lanjutan)

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Gejala Gagal Ginjal Kronis yang Terabaikan Meisa (Lanjutan)

Gejala Gagal Ginjal Kronis yang Terabaikan Meisa (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Hidup dengan Satu Ginjal dan Gagal Ginjal Kronis

Hidup dengan Satu Ginjal dan Gagal Ginjal Kronis

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Kanker Lenyap, Senyum Hadir Kembali di Tengah Keluarga

Kanker Lenyap, Senyum Hadir Kembali di Tengah Keluarga

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Gagal Ginjal dan "2 Tahun Cuci Darah"

Gagal Ginjal dan "2 Tahun Cuci Darah"

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Retinoblastoma Merenggut Mata Putriku (Lanjutan)

Retinoblastoma Merenggut Mata Putriku (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Kanker
|



Konsultasi Gratis