Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2022: Lansia Sehat, Indonesia Kuat

29/05/2022 12:00:00 WIB
Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2022: Lansia Sehat, Indonesia Kuat Sumber gambarCMIhospital.com - Dokumentasi Profesor Sidik, seorang lanjut usia yang aktif dan produktif. Ia salah satu pendiri Klinik Utama dan Laboratorium CMI.

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM – Tahukah Sahabat CMI, tepat pada tanggal 29 Mei setiap tahunnya Indonesia serentak memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). Suatu peringatan yang dicetuskan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1996 untuk mengenang bapak bangsa kita yaitu Dr. KRT Radjiman Widyodiningrat dalam perjuangannya sebagai pemimpin Badan Persiapan untuk Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), seorang lanjut usia yang berkontribusi besar dalam pembentukan arah tujuan Bangsa Indonesia.

Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2022: Lansia Sehat, Indonesia Kuat Sumber gambarCMIhospital.com - Dokter Ira sedang menjelaskan tentang kesehatan para lanjut usia. (16/5/2022)

Menjaga Lanjut Usia Tetap Mandiri  
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, kategori lanjut usia atau dapat disebut lansia adalah yang usianya telah mencapai 60 tahun ke atas. Pada usia itulah kondisi para lansia dapat dikatakan rentan dari segi kesehatan fisik, stres fisiologis, dan semakin mengalami penurunan daya kemampuan untuk hidup. Tema besar HULN tahun ini dari Kementerian Sosial Republik Indonesia adalah “Lansia Sehat, Indonesia Kuat”, lansia yang sehat secara fisik maupun mental, serta lansia yang mandiri akan membuat Indonesia berbudi luhur, karena Indonesia  sendiri masih membutuhkan peran lansia yang bijaksana dalam masyarakat.

Salah satu dokter dari Klinik Utama CMI yakni dr. Ira Dyantika mengatakan bahwa kriteria lansia sehat adalah mandiri pada kesehariannya, dalam artian tidak terlalu bergantung dengan orang lain dan tidak memiliki penyakit komplikasi. Demi menjaga para lansia tanah air tetap sehat dan mandiri, dr. Ira menyarankan untuk tetap melakukan aktivitas fisik sehari-hari, minimal dengan berjalan kaki karena memperlancar peredaran darah dan sistem metabolisme tubuh. Selanjutnya, ia menyarankan untuk tetap memperhatikan makanan yang dikonsumsinya jika berpotensi sebabkan asam urat dan berkolesterol tinggi maka hindari.

Dokter Ira menambahkan bahwa penyakit yang membuat lansia tidak mandiri rata-rata adalah penyakit dalam tidak menular yang dapat sebabkan komplikasi kronis, juga permasalahan persendian sehingga kesulitan untuk bergerak dan terakhir adalah matinya koneksi antar sel-sel otak atau disebut alzheimer yang menyerang fungsi memori dan kebingungan berbicara. Untuk itu dr. Ira mengingatkan untuk selalu memperhatikan kesehatan lansia seperti pemberian vitamin yang dibutuhkan yakni D3, C, Kalsium, Omega 3 dan 6.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Diagnosis Anemia Aplastik Berujung Leukemia

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Diagnosis Anemia Aplastik Berujung Leukemia

Diagnosis Anemia Aplastik Berujung Leukemia

Artikel Kanker
|
Bincang Kita : Penyakit Jantung, Diam-diam Mematikan

Bincang Kita : Penyakit Jantung, Diam-diam Mematikan

Artikel Jantung
|
Solusi Kanker Kelenjar Getah Bening di Klinik Utama CMI dengan Metode Formula Ibnu Sina

Solusi Kanker Kelenjar Getah Bening di Klinik Utama CMI dengan Metode Formula Ibnu Sina

Artikel Kanker
|
Kanker Usus Besar Dalam Hidupku

Kanker Usus Besar Dalam Hidupku

Artikel Kanker
|
Leukemia Merenggut Masa Kecilku (Lanjutan)

Leukemia Merenggut Masa Kecilku (Lanjutan)

Artikel Kanker
|

Konsultasi Gratis