Manajemen Hipoglikemia: Pencegahan dan Terapi Diabetes Melitus

23/12/2021 10:21:19 WIB
Manajemen Hipoglikemia: Pencegahan dan Terapi Diabetes Melitus Sumber gambarIlustrasi hipoglikemia

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM – Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah seseorang berada di bawah batas normal, penanganan hipoglikemia bertujuan untuk mengendalikan dengan cepat kadar glukosa darah ke batas normal agar tidak terjadi komplikasi penyakit akibat hipoglikemia. Namun, penanganan hipoglikemia harus dilakukan dengan sangat hati – hati agar  penanganan tidak berlebihan atau overtreatment, penanganan yang berlebihan dapat menyebabkan hiperglikemia.

Pencegahan Hipoglikemia

Hipoglikemia pada pasien diabetes melitus dapat dicegah lebih baik apabila pasien menyadari akan kemungkinan terjadinya hipoglikemia. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya hipoglikemia, seperti mengetahui kadar gula dalam makanan dan kapan waktu yang tepat menggunakan obat-obatan penurun gula darah, melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala terutama pada saat sebelum dan sesudah makan.

Penanganan Hipoglikemia

Penanganan hipoglikemia terbagi berdasarkan tingkat keparahannya. Tingkat keparahan hipoglikemia terdiri dari ringan (Gula darah: 54 – 70 mg/dl), sedang (Gula darah: 40 – 54 mg/dl), dan berat (Gula darah: < 40 mg/dl).

Manajemen Hipoglikemia: Pencegahan dan Terapi Diabetes Melitus Sumber gambarIlustrasi hipoglikemia

Terapi hipoglikemia ringan – sedang

Terapi hipoglikemia ringan – sedang ditangani dengan pemberian makanan tinggi glukosa (karbohidrat), menghindari konsumsi karbohidrat kompleks atau makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat, pemeriksaan glukosa darah harus dilakukan 15 menit setelah pemberian terapi, konsumsi makanan ringan setelah kadar glukosa darah kembali normal untuk mencegah kembali terjadinya hipoglikemia.

Terapi hipoglikemia berat

Terapi hipoglikemia berat ditangani dengan injeksi glukagon, glukagon adalah hormon sintesis berfungsi untuk menaikan kadar gula dalam darah secara cepat, pada umumnya glukagon dibawa kemana-mana oleh penderita pasien diabetes untuk penanganan cepat hipoglikemia.

Pemantauan Glukosa Darah

Pemantauan glukosa darah perlu dilakukan untuk mencegah resiko hipoglikemia. Penderita diabetes melitus yang diterapi dengan insulin dianjurkan untuk mengecek glukosa darah kapanpun ketika merasa adanya gejala hipoglikemia. Dengan adanya pemantauan glukosa darah penderita dapat mengetahui untuk segera mengonsumsi karbohidrat/gula untuk meningkatkan kadar glukosa yang rendah.

 



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Bahaya Penyakit Kanker dan Alternatif Penyembuhannya

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Bahaya Penyakit Kanker dan Alternatif Penyembuhannya

Bahaya Penyakit Kanker dan Alternatif Penyembuhannya

Video Kanker
|
Terpisah dengan Anak akibat Jalani Kemoterapi

Terpisah dengan Anak akibat Jalani Kemoterapi

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Terpisah dengan Anak akibat Jalani Kemoterapi (Lanjutan)

Terpisah dengan Anak akibat Jalani Kemoterapi (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Waspada Efek Samping Kemoterapi

Waspada Efek Samping Kemoterapi

Tentang Kanker
|
Bincang Kita : Mungkinkah Gagal Ginjal Teratasi Tanpa Cuci Darah?

Bincang Kita : Mungkinkah Gagal Ginjal Teratasi Tanpa Cuci Darah?

Video Ginjal
|

Konsultasi Gratis