Leukemia dan Komplikasi Jantung yang Dialami Rima

14/08/2021 23:00:00 WIB
Leukemia dan Komplikasi Jantung yang Dialami Rima Sumber gambarCMIhospital.com - Rima (10), Pasien Leukemia, Bersama dengan Neneknya
Penulis Dera Gama

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM – Ditemani oleh neneknya, Rima (10) datang jauh-jauh dari Cianjur menuju Bandung dengan membawa harapan besar untuk dapat menang melawan kanker Leukemia yang sudah dideritanya sejak 2 tahun yang lalu. Awalnya, di tahun 2019 Rima mengalami mimisan yang tiada hentinya, gusi sering berdarah, dan sekujur tubuh terasa lemas tak berdaya. Tinggal jauh dari kota dan kondisi fasilitas kesehatan yang hanya seadanya membuat Rima nyaris terlambat mendapatkan penanganan dokter, hampir seluruh badan Rima mengalami pembengkakkan hingga dirinya harus dipindahkan ke Rumah Sakit besar di Kota Bandung untuk menjalani pemeriksaan laboratorium yang lebih lengkap. Hasil pemeriksaan di Bandung sangat membuat keluarga Rima bersedih dan terpukul, terlebih lagi perasaan Ibu Jamilah, nenek Rima, cucu kesayangannya harus menderita penyakit berat, Leukemia atau Kanker Darah. Tak berhenti di sana, cucunya pun didiagnosa mengalami pembengkakkan jantung akibat penyakitnya tersebut. Meskipun begitu kasih sayang dari sang nenek selalu menemani hari demi hari perjuangan berat Rima sampai saat ini.

Leukemia dan Komplikasi Jantung yang Dialami Rima Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Pembengkakan Jantung, Komplikasi Leukemia

Kondisi Rima sering mengalami turun naik, pernah pada satu waktu Rima mengalami penurunan kadar Hemoglobin dalam darahnya yang mengharuskan Rima menjalani transfusi darah, kondisi seperti ini sering terjadi pada dirinya, bahkan sampai saat ini Rima telah mendapat bantuan transfusi darah sebanyak 18 labu. Selain itu, di usianya yang baru menginjak 10 tahun ini Rima harus merasakan banyaknya obat keras yang masuk ke dalam tubuhnya, termasuk pengobatan kemoterapi untuk menangani kanker yang dideritanya itu. Baru saja Rima menjalani 3 (tiga) kali kemoterapi dan rambutnya sudah mulai rontok, Rima juga sering mengalami demam, mual dan muntah, sariawan, serta nafsu makan yang menurun akibat pengobatan ini. Semangat selalu Rima, semoga keinginanmu untuk sehat kembali dapat segera terwujud supaya Rima juga bisa segera melanjutkan sekolah dan mencapai cita-cita dan segala impian yang Rima inginkan.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Hidup dengan Satu Ginjal dan Gagal Ginjal Kronis (Lanjutan)

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Hidup dengan Satu Ginjal dan Gagal Ginjal Kronis (Lanjutan)

Hidup dengan Satu Ginjal dan Gagal Ginjal Kronis (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Gagal Ginjal Stadium 5: Bukan Halangan untuk Tetap Semangat Menjalani Hidup (Lanjutan)

Gagal Ginjal Stadium 5: Bukan Halangan untuk Tetap Semangat Menjalani Hidup (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Diagnosis Anemia Aplastik Berujung Leukemia (Lanjutan)

Diagnosis Anemia Aplastik Berujung Leukemia (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Ginjal Bocor : Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatannya

Ginjal Bocor : Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatannya

Tentang Ginjal
|
Gejala Gagal Ginjal Kronis yang Terabaikan Meisa

Gejala Gagal Ginjal Kronis yang Terabaikan Meisa

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|



Konsultasi Gratis