Klinik Utama dan Laboratorium CMI Turut Memperingati Hari Kesehatan Sedunia 2022

07/04/2022 12:00:00 WIB
Klinik Utama dan Laboratorium CMI Turut Memperingati Hari Kesehatan Sedunia 2022 Sumber gambarKlinik Utama dan Laboratorium CMI Turut Memperingati Hari Kesehatan Sedunia 2022

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM – Selamat Hari Kesehatan Sedunia 2022, Sahabat CMI! Inilah hari peringatan yang harus dirayakan umat manusia setiap tanggal 7 April sejak tahun 1950. Kira-kira, ada apa ya dengan Hari Kesehatan Dunia yang rutin diperingati setiap tahunnya ini? Mari kita berkenalan lebih dekat dengan Hari Kesehatan Sedunia.


Sejarah Peringatan Hari Kesehatan Sedunia

Setiap penjuru negara tentu memiliki berbagai masalah kesehatannya masing-masing. Sebagai contoh, penyakit pernapasan MERS di negara Timur Tengah yang hingga kini masih menjadi perhatian dunia, kemudian permasalahan kesehatan penduduk Eropa yang hari ini terancam krisis obesitas, dan di negara Indonesia sendiri yang masih harus menghadapi ketidakseimbangan gizi serta Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mengancam jiwa.

Dari beragam isu-isu kesehatan di seluruh dunia inilah yang akhirnya melatarbelakangi terbentuknya peringatan Hari Kesehatan Sedunia. Hal ini sebetulnya sudah dirundingkan pertama kali pada Desember 1945 atas usul salah satu pejabat dari Negara Brazil dan Cina. Namun akhirnya Hari Kesehatan Dunia baru dirayakan pertama kalinya pada 7 April 1950 untuk mengenang berdirinya organisasi kesehatan World Health Organization (WHO) tahun 1948, dibawah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Klinik Utama dan Laboratorium CMI Turut Memperingati Hari Kesehatan Sedunia 2022 Sumber gambarwww.who.int - Our Health: Clean Our Air, Water, and Food

Peringatan Hari Kesehatan Sedunia yang rutin dirayakan setiap tahunnya ini tentu dilakukan sebagai bentuk upaya peningkatan kesadaran masyarakat akan beragamnya isu kesehatan global, sehingga masyarakat terdorong untuk berempati dan semakin sadar untuk menjaga kesehatannya. Tema-tema Hari Kesehatan Dunia setiap tahunnya diangkat berdasarkan permasalahan yang menjadi prioritas dunia untuk diperhatikan secara global. Tahun ini, WHO mengusung tema Our Planet, Our Health: Clean Our Air, Water, and Food.

Dari tema tersebut WHO memberi pesan bahwa planet yang sehat adalah cerminan lingkungan sosial yang sehat juga, artinya setiap makhluk di planet ini saling bergantung satu sama lain. Selain itu, WHO juga mengkampanyekan kepada masyarakat global untuk lebih merefleksikan kembali pilihan dan kebiasaan yang mereka buat, karena pada hakikatnya pilihan tersebut akan berpengaruh terhadap kesehatan planet bumi dan juga dirinya sendiri.

Akibat keserakahan manusia atas pilihan yang mereka buat, kualitas udara, air, dan bahan makanan yang tersedia dari alam menjadi buruk. Padahal dari hal tersebut, bukan hanya planet bumi saja yang menjadi rusak, melainkan kondisi kesehatan manusia secara global pun akan ikut menjadi buruk. Dampak-dampak yang dibuat atas keserakahan manusia itulah yang justru menjadi cikal bakal berbagai isu kesehatan di setiap penjuru dunia terjadi.

Dari tema Hari Kesehatan Sedunia tahun ini, keluarga besar Klinik Utama dan Laboratorium CMI mengajak masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia, untuk bersama-sama menjaga planet bumi tercinta dengan cara bijak memilih segala perbuatan yang akan kita lakukan dan juga makanan yang kita perlu konsumsi. Hal ini tentu bertujuan agar kita bersama-sama juga dapat mengurangi jumlah kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti kanker, diabetes melitus, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal yang membengkak setiap tahunnya akibat kondisi lingkungan dan gaya hidup yang tidak sehat. Salam Sehat!

Saksikan video dukungan Klinik Utama dan Laboratorium CMI pada peringatan Hari Kesehatan Sedunia 2022 di https://youtu.be/cuAWOvCh5mI



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Bincang Kita : Sembuh dari Kanker Tanpa Operasi dan Kemoterapi

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Bincang Kita : Sembuh dari Kanker Tanpa Operasi dan Kemoterapi

Bincang Kita : Sembuh dari Kanker Tanpa Operasi dan Kemoterapi

Artikel Kanker
|
Asam Urat Penyebab Gagal Ginjal Kronis

Asam Urat Penyebab Gagal Ginjal Kronis

Artikel Ginjal
|
Kanker Nasofaring Nyaris Menghilangkan Suaraku

Kanker Nasofaring Nyaris Menghilangkan Suaraku

Artikel Kanker
|
Mengenal Agenesis Ginjal, Kecacatan Lahir yang Jarang Terjadi

Mengenal Agenesis Ginjal, Kecacatan Lahir yang Jarang Terjadi

Tentang Ginjal
|
Retinoblastoma, Kanker “Mata Kucing” pada Anak

Retinoblastoma, Kanker “Mata Kucing” pada Anak

Tentang Kanker
|

Konsultasi Gratis