Kenali Penyakit Gagal Ginjal Kronis

16/07/2021 15:24:02 WIB
Kenali Penyakit Gagal Ginjal Kronis Sumber gambarCMIhospital.com -ilustrasi Gagal Ginjal Kronis
Penulis Rizka Medina

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM – Penyakit Ginjal Kronis (PGK) atau Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah kondisi ketika ginjal tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya akibat kerusakan ginjal. Ginjal sendiri berfungsi untuk menyaring darah dari limbah seperti racun, garam berlebih, urea dan kelebihan cairan dalam tubuh. Penyakit ini tidak terjadi secara tiba-tiba, akan tetapi terjadi secara bertahap dan seringkali baru diketahui penderitanya setelah memasuki stadium lanjut sehingga pasien perlu melakukan penanganan cuci darah atau hemodialisis. Penyakit ini pun biasanya sudah terjadi setidaknya selama 3 (tiga) bulan atau lebih hingga bertahun-tahun lamanya.

Kenali Penyakit Gagal Ginjal Kronis Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi salah satu gejala penyakit ginjal, sakit pada pinggang bagian bawah

Diperkirakan 10 persen dari penduduk dunia menderita Penyakit Ginjal Kronis (PGK), namun sayangnya 9 dari 10 orang tersebut tidak menyadari kondisinya. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) tahun 2018, prevalensi PGK di Indonesia meningkat menjadi 0,38 persen dari angka 0,2 persen di tahun 2013. Gejala yang sering muncul diantaranya adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkendali, pembengkakan pada tungkai, tingginya kadar asam dalam darah (asidosis), tingginya kadar kalium dalam darah, dan munculnya gejala uremia (gatal-gatal, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, kelelahan). Sedangkan penyebabnya dapat terjadi akibat penyakit lainnya seperti penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, atau asam urat.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Retinoblastoma, Kanker “Mata Kucing” pada Anak

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Retinoblastoma, Kanker “Mata Kucing” pada Anak

Retinoblastoma, Kanker “Mata Kucing” pada Anak

Tentang Kanker
|
Kanker Nasofaring Nyaris Menghilangkan Suaraku

Kanker Nasofaring Nyaris Menghilangkan Suaraku

Artikel Kanker
|
Bincang Kita : Deteksi Kanker Serviks Sejak Dini

Bincang Kita : Deteksi Kanker Serviks Sejak Dini

Artikel Kanker
|
Sindrom Uremia Akibat GGK

Sindrom Uremia Akibat GGK

Sahabat CMI
|
Terpisah dengan Anak akibat Jalani Kemoterapi

Terpisah dengan Anak akibat Jalani Kemoterapi

Artikel Kanker
|

Konsultasi Gratis