Gondongan dan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Sering Dianggap Sama Padahal Berbeda

10/08/2021 19:00:00 WIB
Gondongan dan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Sering Dianggap Sama Padahal Berbeda Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Penyakit Gondongan
Penulis Rizka Medina

BANDUNG. CMIHOSPITAL.COM - Penyakit Gondongan dan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening seringkali dianggap sama oleh masyarakat awam karena keduanya sering menyebabkan benjolan atau pembengkakan di area sekitar leher, belakang telinga, dan dagu. Gondongan atau Mumps adalah infeksi yang terjadi pada kelenjar parotis yang berfungsi untuk mengeluarkan air liur. Sedangkan pembengkakan kelenjar getah bening terjadi akibat adanya infeksi pada kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh. Penyebab keduanya pun berbeda, sebagian besar gondongan terjadi akibat infeksi virus dan beberapa diakibatkan oleh infeksi bakteri. Berbeda dengan pembengkakan kelenjar getah bening yang dapat terjadi akibat infeksi bakteri, virus, jamur, atau parasit; obat-obatan; penyakit autoimun; dan kanker. Penularan Gondongan dan pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi dapat terjadi melalui percikan air liur di udara saat pasien bersin, batuk, atau berbicara. Sedangkan pembengkakan kelenjar getah bening diakibatkan oleh penyebab lainnya dan tidak menular, namun bisa terjadi pada anak-cucu akibat faktor keturunan. Perbedaan terakhir dari keduanya adalah umumnya gondongan dapat sembuh dengan sendirinya, sedangkan pembengkakan kelenjar getah bening dapat sembuh jika penyebab utamanya telah tertangani dengan baik.

Gondongan dan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Sering Dianggap Sama Padahal Berbeda Sumber gambarCMIHospital.com - Ilustrasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gejala gondongan akibat infeksi virus biasanya baru muncul setelah 14-25 hari setelah pasien terinfeksi, gejala tersebut diantaranya adalah pipi bengkak, demam, nyeri saat mengunyah atau menelan, mulut terasa kering, sakit kepala, nyeri sendi, dan hilang nafsu makan. Pasien perlu memeriksakan diri ke dokter jika pasien merasa sakit kepala berat, pilek, leher terasa kaku, rasa kantuk yang sangat berat, kejang-kejang, dan pingsan. Pada pembengkakan kelenjar getah bening, gejala yang sering muncul diantaranya demam, berat badan menurun drastis, hilangnya nafsu makan, sering berkeringat pada malam hari, pilek, sakit tenggorokan, dan munculnya benjolan tanpa sebab yang jelas. Pasien pembengkakan kelenjar getah bening perlu menemui dokter jika benjolan yang timbul bertekstur keras, tidak dapat digerakkan, dan terus bertambah besar setelah lebih dari 2 (dua) minggu karena dapat dicurigai sebagai gejala dari kanker.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Kanker Nasofaring Bukan Alasanku untuk Menyerah

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Kanker Nasofaring Bukan Alasanku untuk Menyerah

Kanker Nasofaring Bukan Alasanku untuk Menyerah

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Gagal Ginjal Kronis Akibat Sepelekan Gagal Ginjal Akut (Lanjutan)

Gagal Ginjal Kronis Akibat Sepelekan Gagal Ginjal Akut (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Penyakit Gondongan, Pengobatan dan Komplikasi Jika Diabaikan

Penyakit Gondongan, Pengobatan dan Komplikasi Jika Diabaikan

Umum
|
Mastitis, Peradangan Jaringan Payudara pada Ibu Menyusui

Mastitis, Peradangan Jaringan Payudara pada Ibu Menyusui

Tentang Kanker
|
Gadis Kecil Pejuang Leukemia (Lanjutan)

Gadis Kecil Pejuang Leukemia (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Kanker
|

Konsultasi Gratis