Ginjal Bocor di Usia Muda

16/08/2021 19:00:00 WIB
Ginjal Bocor di Usia Muda Sumber gambarCMIhospital.com -Falah (23), Pasien Sindrom Nefrotik

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM – Sempat mengalami gejala urine berbusa, Falah (23) menganggap apa yang Ia alami bukanlah penanda suatu penyakit. Falah menjalani hidup seperti biasanya Ia menjalani hari, yaitu berolahraga dan bekerja. Sampai dua bulan setelahnya, Falah mengalami banyak perubahan pada tubuhnya, Ia mengalami pembengkakan pada perut, Edema di kaki sampai engkel, mual, dan tidak nafsu makan yang entah apa penyebabnya. Rasa bingung dan takut menyelimuti hati dan pikiran Falah, hal apa yang sedang terjadi pada dirinya ini? Merasa dirinya semakin tidak baik-baik saja, Falah memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam dan menjalani serangkaian pemeriksaan seperti tekanan darah, tes hematologi lengkap, hingga rontgen. Hasil pemeriksaan sangat mengejutkan Falah, Ia didiagnosis mengidap Ginjal Bocor akibat Sindrom Nefrotik di usianya yang masih muda.

Ginjal Bocor di Usia Muda Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Edema pada Kaki

Tidak pernah terbayangkan sedikit pun oleh Falah, dirinya harus terkena penyakit ginjal ini. Usut punya usut, penyebab sindrom nefrotik yang Falah alami ini kemungkinan berasal dari riwayat hipertensi dan kebiasaannya yang kurang minum air putih per harinya. Apalah daya, penyakit ini sudah dideritanya dan pilihannya saat ini adalah untuk berjuang melawan penyakit atau menyerah pada keadaan. Dengan tidak patah semangat, Falah memilih berjuang melawan penyakitnya dengan secara rutin menjalani pengobatan, konsultasi, dan mengkonsumsi obat sesuai dengan resep dokter, namun ternyata obat yang Ia konsumsi menimbulkan efek samping lain yang membuatnya merasa sangat tidak nyaman, Ia mengalami pembengkakan di area wajah, muncul bintik-bintik seperti jerawat di tangan, dan muncul bulu-bulu halus di area dagu.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Bincang Kita : Mungkinkah Gagal Ginjal Teratasi Tanpa Cuci Darah?

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Bincang Kita : Mungkinkah Gagal Ginjal Teratasi Tanpa Cuci Darah?

Bincang Kita : Mungkinkah Gagal Ginjal Teratasi Tanpa Cuci Darah?

Video Ginjal
|
Sepelekan Pola Hidup, Ginjal Pun Terancam

Sepelekan Pola Hidup, Ginjal Pun Terancam

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Mastitis, Peradangan Jaringan Payudara pada Ibu Menyusui

Mastitis, Peradangan Jaringan Payudara pada Ibu Menyusui

Tentang Kanker
|
Strabismus, Kelainan Mata yang Jangan Disepelekan

Strabismus, Kelainan Mata yang Jangan Disepelekan

Umum
|
Ginjal Bocor di Usia Muda (Lanjutan)

Ginjal Bocor di Usia Muda (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|

Konsultasi Gratis