Gejala dan Penyebab Sindrom Nefrotik

20/08/2021 19:00:00 WIB
Gejala dan Penyebab Sindrom Nefrotik Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Infus Albumin
Penulis Rizka Medina

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM - Sindrom nefrotik adalah salah satu jenis penyakit Ginjal Bocor yang ditandai dengan tingginya kadar protein dalam urine. Jika menyebabkan kadar protein dalam darah rendah maka dokter dapat memberikan albumin melalui infus, menyarankan cuci darah, atau transplantasi ginjal bila pasien mengalami gagal ginjal kronis. Sindrom nefrotik tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga dapat menyerang anak-anak, meskipun begitu pada anak-anak penyakit ini dapat  disembuhkan walaupun 70% dapat kembali terjadi di masa depan. Gejala umum yang sering muncul pada pasien sindrom nefrotik adalah urine yang berbusa akibat adanya protein dalam urine, diare, mual atau muntah, letih, lesu, kehilangan nafsu makan, dan edema.  Penyakit ini dapat terjadi akibat adanya kerusakan pada bagian glomerulus ginjal yang berfungsi untuk menyaring darah dan membentuk urine, sehingga protein yang seharusnya tetap berada dalam tubuh ikut terbuang melalui urine.

Gejala dan Penyebab Sindrom Nefrotik Sumber gambarCMIhospital.com - Ilustrasi Glomerulus Ginjal

Rusaknya glomerulus ginjal disebabkan oleh penebalan sel ginjal atau karena terbentuknya jaringan parut pada ginjal, namun sampai saat ini kondisi tersebut belum diketahui pemicunya. Selain akibat glomerulus yang rusak, sindrom nefrotik juga dapat terjadi akibat penyakit lainnya seperti diabetes, lupus, penyakit infeksi, rheumatoid arthritis, kanker, sindrom sjogren, dan erythema multiforme. Penanganan sindrom nefrotik dapat diobati dengan mengonsumsi obat-obatan khusus ginjal atau dengan melakukan pengobatan berdasarkan pada penyebabnya. Di samping pemberian obat-obatan, pasien sindrom nefrotik juga perlu mengatur pola makannya, seperti mengonsumsi protein yang cukup, mengurangi konsumsi garam, lemak, serta kolesterol untuk mencegah komplikasi dan mengurangi edema.



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Leukemia Merenggut Masa Kecilku

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Leukemia Merenggut Masa Kecilku

Leukemia Merenggut Masa Kecilku

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Batu Ginjal Akibat Remehkan Minum Air Putih Cukup (Lanjutan)

Batu Ginjal Akibat Remehkan Minum Air Putih Cukup (Lanjutan)

Kisah Nyata Pasien Ginjal
|
Sakitnya Kemoterapi Tidak Menyurutkan Semangat Salman untuk Sembuh

Sakitnya Kemoterapi Tidak Menyurutkan Semangat Salman untuk Sembuh

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Kanker Serviks, Gejala dan Komplikasi pada Penyakit Ginjal

Kanker Serviks, Gejala dan Komplikasi pada Penyakit Ginjal

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Mengenal Agenesis Ginjal, Kecacatan Lahir yang Jarang Terjadi

Mengenal Agenesis Ginjal, Kecacatan Lahir yang Jarang Terjadi

Tentang Ginjal
|

Konsultasi Gratis