Bincang Kita : Mungkinkah Gagal Ginjal Teratasi Tanpa Cuci Darah?

11/10/2021 19:00:00 WIB
Bincang Kita : Mungkinkah Gagal Ginjal Teratasi Tanpa Cuci Darah? Sumber gambarCMIhospital.com
Penulis Rizka Medina

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM - Gagal ginjal merupakan suatu kondisi penurunan fungsi ginjal sehingga tidak dapat optimal menyaring limbah atau racun yang perlu dikeluarkan oleh tubuh, sayangnya gejala penyakit gagal ginjal seringkali tidak disadari para penderitanya hingga akhirnya sudah memasuki stadium lanjut dan perlu menjalani cuci darah. Gejala gagal ginjal sebenarnya dapat diketahui sejak masih dalam stadium awal, biasanya pasien akan mengalami kencing berbusa, sering buang air kecil, dan merasakan nyeri pada pinggang, sedangkan pada stadium lanjut biasanya pasien juga akan mengalami sesak napas dan bengkak pada kedua kakinya. Sebelum jatuh pada penyakit gagal ginjal, kita harus benar-benar menjaga kondisi ginjal kita supaya tetap sehat, diantaranya dengan minum air putih yang cukup setiap harinya sebanyak 35 mL/kg berat badan; membatasi atau menghindari jenis minuman yang dapat memperberat kerja ginjal seperti minuman bersoda, mengandung alkohol, gula tinggi, dan kafein; mengonsumsi makanan yang sehat seperti mengurangi makanan yang mengandung gula dan lemak karena dapat memicu penyakit jantung dan diabetes yang merupakan faktor resiko penyakit gagal ginjal; beristirahat cukup; manajemen stres yang baik; dan rutin berolahraga.

Bincang Kita : Mungkinkah Gagal Ginjal Teratasi Tanpa Cuci Darah? Sumber gambarCMIhospital.com

Pasien yang sudah divonis gagal ginjal tetap memiliki kemungkinan untuk dapat sembuh dari penyakitnya, hal ini dikarenakan perkembangan dunia kedokteran hingga saat ini terus berkembang untuk mencari metode pengobatan terbaik, salah satunya adalah dengan menjalani pengobatan komplementer. Di Indonesia, pengobatan komplementer sudah didukung oleh pemerintah dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2014 sebagai pendukung pengobatan medis saat ini, salah satunya adalah pengobatan komplementer terintegrasi ala Ibnu Sina. Pengobatan komplementer Ibnu Sina berjalan beriringan dengan pengobatan medis saat ini, saling melengkapi untuk memperoleh tingkat kesembuhan pasien yang lebih tinggi, nyaman, minim efek samping, dan tanpa tindakan invasif. Pengobatan ginjal Ibnu Sina mampu memperbaiki fungsi ginjal yang sudah menurun dengan mencari tahu penyebabnya, oleh karena itu dengan menggabungkan pengobatan medis saat ini dengan komplementer Ibnu Sina, frekuensi cuci darah pasien akan berkurang hingga akhirnya berhenti, sejalan dengan perbaikan kondisi ginjalnya.Saksikan selengkapnya di link video berikut ini.

Cek video kami yang lain



Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Kanker, Jantung, Ginjal, dan Diabetes. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif.



Baca berikutnya :
Pasang Ring Sudah Tidak Bisa Dilakukan

Kanal Youtube :




Terkini Lainnya

Pasang Ring Sudah Tidak Bisa Dilakukan

Pasang Ring Sudah Tidak Bisa Dilakukan

Kisah Nyata Pasien Jantung
|
Pemasangan Ring Jantung bagi Pasien PJK

Pemasangan Ring Jantung bagi Pasien PJK

Tentang Jantung
|
Bincang Kita : Manis tapi Tak Memuaskan, Diabetes vs Impotensi

Bincang Kita : Manis tapi Tak Memuaskan, Diabetes vs Impotensi

Video Diabetes
|
Pengobatan Kanker Payudara Ibu Hadimah

Pengobatan Kanker Payudara Ibu Hadimah

Kisah Nyata Pasien Kanker
|
Gejala dan Penyebab Sindrom Nefrotik

Gejala dan Penyebab Sindrom Nefrotik

Tentang Ginjal
|

Konsultasi Gratis